Polres Bengkulu Selatan Gelar Turnamen Mobile Legends Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Bengkulu Selatan – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Bengkulu Selatan menggelar Turnamen Mobile Legends yang berlangsung di Gedung Graha Wicaksana Laghawa (GWL) Polres Bengkulu Selatan, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan pembukaan turnamen dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Awilzan, S.I.K., M.H., dan dihadiri Wakapolres Bengkulu Selatan Kompol Kusman Jaya, S.H., M.H., serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Bengkulu Selatan.
Dalam sambutannya, Kapolres Bengkulu Selatan menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah dunia olahraga. Gaming yang sebelumnya hanya dianggap sebagai hiburan kini berkembang menjadi cabang olahraga elektronik atau e-sport yang memiliki potensi besar dalam mencetak prestasi.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang bermain game, tetapi menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat secara positif, kreatif, dan kompetitif. Kami juga ingin mendukung perkembangan ekosistem e-sport di daerah,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut Polres Bengkulu Selatan berupaya semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, sekaligus mengajak mereka menjauhi pergaulan negatif, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai bentuk kenakalan remaja.
Sebanyak 21 tim ikut ambil bagian dalam turnamen ini, di antaranya Ruca-Ruca, Manna City Go, Vilturite, VA3R, Micro Cup-cup, TK Mas, Otsuge, R.A, Naga Hitam, Anti Gedor, Imam Market, 404, MBG, Maritim, Debt Collector, Wut-wut, Kroco, Pagar Dewa CS, A.N, MBSL x Polres, dan Mungkus Muara.
Turnamen ini dilaksanakan selama dua hari, mulai 12 hingga 13 Juni 2026. Hingga pertandingan hari pertama berakhir, sebanyak enam tim berhasil bertahan dan melaju ke babak perempat final yang akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Polres Bengkulu Selatan menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat kemitraan antara Polri dan generasi muda melalui kegiatan yang positif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain sebagai wadah pembinaan bakat dan prestasi, turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya pendekatan humanis Polri Presisi, strategi pencegahan kenakalan remaja, kampanye literasi digital dan etika bermain game, serta sarana hiburan yang turut menggerakkan perekonomian lokal.
Selama pelaksanaan kegiatan, turnamen berlangsung tertib, aman, dan lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta maupun penonton yang hadir.
“Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung kreativitas dan prestasi generasi muda di era digital,” tutup Kapolres.
