Dari Balik Jeruji Hasilkan Karya: Rutan Manna Pacu Semangat Kemandirian Lewat SAE Perkebunan
Manna – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pemantauan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) perkebunan, Rabu (07/10/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Area SAE Rutan Manna pada pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin oleh Petugas Kemandirian Yoga Kiplani, S.E., didampingi Staf KPR Nopan serta WBP Tamping SAE.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si., mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan perawatan tanaman dan pengelolaan lahan SAE berjalan optimal. Adapun kegiatan meliputi pengecekan pertumbuhan tanaman, penyiraman, pemupukan, serta pemeliharaan kebersihan area perkebunan.
"SAE perkebunan ini merupakan wujud nyata pembinaan kemandirian yang produktif. Kami ingin membuktikan bahwa dari balik jeruji, WBP tetap mampu menghasilkan karya yang bernilai dan bermanfaat," ujar Hannibal saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.
Menurutnya, SAE tidak hanya berorientasi pada hasil panen, melainkan sebagai media re-edukasi bagi WBP untuk memiliki keterampilan bercocok tanam yang berkelanjutan. Program ini sejalan dengan dukungan terhadap ketahanan pangan serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sementara itu, Yoga Kiplani, S.E., selaku Petugas Kemandirian menjelaskan bahwa keterlibatan langsung WBP Tamping dalam pengelolaan SAE menjadi bagian dari pembinaan kerja yang terarah.
"WBP kami libatkan secara aktif. Mereka belajar mulai dari pengolahan lahan, perawatan hingga panen. Harapannya keterampilan ini menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat," jelas Yoga.
Dengan adanya pemantauan rutin ini, Rutan Kelas IIB Manna menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan, guna mencetak Warga Binaan yang mandiri, terampil, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
