Polres Lebong Gelar Apel Siaga Kamtibmas 2026, Siap Amankan Ramadhan 1447 H
Lebong – Pada hari Selasa, 24 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan Siaga Kamtibmas 2026 di Lapangan Apel Polres Lebong. Kegiatan ini diikuti oleh personel Polres Lebong, personel TNI, Satpol-PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan, serta unsur Forkopimda Kabupaten Lebong.
Kegiatan apel tersebut dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Surat Kapolda Bengkulu Nomor: Str/35/II/Ops.1.3/2026 tanggal 22 Februari 2026 tentang Pelaksanaan Apel Siaga Kamtibmas Bulan Puasa Tahun 2026.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Rahmadhani, S.H., S.I.K., dan dihadiri oleh Danramil Lebong Selatan Kapten Inf Efrizal, Kepala Dinas Kesehatan Rahman, S.KM, Plt. Kesbangpol Azhar, S.H., Kepala BPBD Saprul, seluruh Pejabat Utama Polres Lebong, serta unsur Forkopimda Lebong.
Rangkaian kegiatan apel diawali dengan masuknya pemimpin apel ke lapangan, dilanjutkan kedatangan pimpinan apel, penghormatan pasukan, laporan pemimpin apel, amanat pimpinan apel, pembacaan doa, hingga apel resmi ditutup dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Dalam amanatnya, Kapolres Lebong menyampaikan bahwa esensi dari Apel Siaga Kamtibmas ini adalah meneguhkan komitmen kolektif seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan cipta kondisi yang terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
“Apel ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita bersama agar seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadhan dapat berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, damai, dan kondusif,” ujar Kapolres.
Mengusung tema “Jaga Bengkulu untuk Indonesia”, Kapolres menekankan pentingnya menjaga wilayah dari berbagai potensi ancaman dan gangguan kamtibmas, sehingga Provinsi Bengkulu tetap stabil dan aman sebagai bagian dari wajah bangsa.
Kapolres juga mengajak seluruh peserta apel dan masyarakat untuk menjadi teladan ketertiban di lingkungan masing-masing, menolak penyebaran hoaks dan ujaran kebencian, mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, mengaktifkan kembali siskamling, serta segera melaporkan setiap indikasi gangguan kamtibmas melalui layanan 110.
Ia menegaskan bahwa kekuatan Bengkulu tidak hanya terletak pada sumber daya alamnya, tetapi pada masyarakatnya yang tertib, peduli, dan saling menjaga.
“Ramadhan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga momentum menghadirkan keteduhan sosial di tengah masyarakat. Ketika kita kompak, gangguan akan mengecil sebelum membesar dan rasa aman akan lebih cepat dirasakan warga,” tegasnya.
Apel Siaga Kamtibmas 2026 ini menjadi bentuk sinergitas lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lebong selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
