Skip to main content
.
Rutan Manna Ikuti Pengarahan Dirjenpas Terkait Program Rehabilitasi Dan Reedukasi WBP Dukung Ketahanan Pangan
0

Rutan Manna Ikuti Pengarahan Dirjenpas Terkait Program Rehabilitasi Dan Reedukasi WBP Dukung Ketahanan Pangan

by Redaksi
posted onOctober 6, 2026

Manna – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna mengikuti kegiatan Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui Zoom Meeting terkait Program Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dalam rangka Penguatan Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, Selasa (06/10/2026).

Kegiatan pengarahan yang dimulai pukul 08.00 WIB s.d selesai tersebut terpusat di Rutan Kelas IIB Manna dan diikuti secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Para Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan seluruh Indonesia, Seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, serta Kepala Rutan Kelas IIB Manna beserta jajaran.

Kegiatan dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti perintah Presiden yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kementerian, khususnya terkait pelaksanaan program rehabilitasi dan reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui bidang pertanian dan perikanan.

Dalam pengarahan tersebut disampaikan bahwa program ditargetkan dapat melibatkan sebanyak 30.000 orang WBP yang memenuhi kriteria, khususnya WBP yang merupakan pengguna narkoba dan bukan merupakan bandar maupun pengedar. Adapun skema usia WBP yang menjadi sasaran program meliputi skema usia 20–40 tahun dan skema usia 18–45 tahun.

Pelaksanaan program akan diawali dengan kegiatan asesmen terhadap seluruh WBP yang memenuhi kriteria, guna mengetahui kondisi, kebutuhan, minat, kemampuan, serta potensi masing-masing WBP sebagai dasar penentuan program rehabilitasi, reedukasi, serta pelatihan di bidang pertanian dan perikanan.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si., menyatakan siap mendukung penuh program tersebut.

"Kami di Rutan Manna siap menindaklanjuti arahan Bapak Dirjenpas. Program rehabilitasi dan reedukasi ini sangat positif, tidak hanya untuk pemulihan WBP pengguna narkoba, tetapi juga memberikan mereka bekal keterampilan produktif di bidang pertanian dan perikanan. Ini sejalan dengan program ketahanan pangan yang sudah kami jalankan di Rutan," ujar Hannibal.*

"Kami akan segera lakukan identifikasi dan asesmen terhadap WBP yang memenuhi kriteria, khususnya pengguna narkoba usia produktif 18 sampai 45 tahun. Kami akan data minat dan potensinya, sehingga pembinaan yang diberikan tepat sasaran dan setelah bebas mereka punya keahlian yang bisa digunakan di masyarakat serta turut mendukung ketahanan pangan nasional," tambahnya.

Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses pembinaan dan pemulihan WBP, tetapi juga memberikan keterampilan produktif yang dapat menjadi bekal bagi WBP untuk kembali ke masyarakat serta mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Selanjutnya setelah dilakukan kegiatan tersebut para peserta akan melanjutkan ke lapangan pekerjaan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Rutan Kelas IIB Manna akan melakukan identifikasi WBP sesuai kriteria, menyiapkan asesmen, melakukan pendataan minat dan potensi WBP pada bidang pertanian dan perikanan, serta mengoptimalkan program ketahanan pangan yang telah berjalan di Rutan Kelas IIB Manna.

investasi