Skip to main content
.
Lapas Arga Makmur Tes Urine 50 WBP dan Petugas, Hasil Negatif
0

Lapas Arga Makmur Tes Urine 50 WBP dan Petugas, Hasil Negatif

by Redaksi
posted onSeptember 18, 2026

Arga Makmur, 18 September 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur memperkuat langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban melalui tes urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas sebagai bagian dari rangkaian Operasi Gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Jumat (18/9).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan operasi gabungan penggeledahan blok hunian yang melibatkan jajaran Lapas Arga Makmur, Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satopspatnal) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Kodim 0423 Bengkulu Utara, dan Polres Bengkulu Utara.

Sebanyak 50 orang mengikuti pemeriksaan tes urine, terdiri dari 30 WBP dan 20 petugas. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat pengawasan terhadap kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Satu Operasi, Dua Langkah Deteksi Dini

Pelaksanaan penggeledahan blok hunian dan tes urine menjadi bagian yang saling melengkapi dalam Operasi Gabungan yang dilaksanakan Lapas Arga Makmur.

Penggeledahan diarahkan untuk mendeteksi dan mencegah keberadaan barang-barang yang tidak diperkenankan berada di dalam Lapas, sedangkan tes urine menjadi langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba.

Dengan menggabungkan kedua langkah tersebut dalam satu rangkaian kegiatan, Lapas Arga Makmur melakukan pengawasan secara lebih menyeluruh, baik terhadap kondisi lingkungan blok hunian maupun terhadap potensi penyalahgunaan narkoba.

Pendekatan ini juga memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban dengan tetap mengedepankan prosedur serta ketentuan yang berlaku.

Mendukung Implementasi 15 Program Aksi Kementerian Tahun 2026

Pelaksanaan tes urine dalam rangkaian Operasi Gabungan menjadi bagian dari upaya Lapas Arga Makmur mendukung 15 Program Aksi Kementerian Tahun 2026, khususnya penguatan keamanan dan ketertiban serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan.

Langkah tersebut juga mendukung komitmen Pemasyarakatan dalam pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).

Bagi Lapas Arga Makmur, pemberantasan HALINAR tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga melalui penguatan deteksi dini, pengawasan berkelanjutan, dan pencegahan yang melibatkan seluruh jajaran.

50 Sampel Diperiksa, Seluruhnya Negatif

Dalam pelaksanaan pemeriksaan, sebanyak 50 sampel urine diperiksa, terdiri atas 30 sampel WBP dan 20 sampel petugas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sampel menunjukkan hasil negatif.

Hasil tersebut menjadi salah satu indikator dari pelaksanaan deteksi dini dalam rangkaian Operasi Gabungan. Namun, hasil pemeriksaan tersebut tetap menjadi bagian dari evaluasi untuk mempertahankan dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan Lapas.

Lapas Arga Makmur akan terus melakukan pengawasan secara berkala sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Pengawasan Tidak Berhenti pada Pemeriksaan

Pelaksanaan tes urine menjadi salah satu bentuk pengawasan yang dilakukan Lapas secara terukur. Lebih dari itu, upaya menjaga lingkungan Lapas tetap aman dan tertib membutuhkan konsistensi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Petugas terus didorong untuk meningkatkan kewaspadaan, menjalankan tugas sesuai ketentuan, serta segera melakukan koordinasi apabila menemukan indikasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, WBP tetap diarahkan untuk mengikuti program pembinaan dan mematuhi tata tertib yang berlaku selama menjalani masa pidana.

Dengan demikian, Operasi Gabungan tidak hanya menghasilkan pemeriksaan pada satu waktu, tetapi menjadi bagian dari penguatan sistem pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Komitmen Bersama Mewujudkan Lapas Bersih dari Narkoba

Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menyampaikan bahwa pelaksanaan tes urine menjadi bagian penting dalam memperkuat deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

β€œTes urine ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Gabungan yang kami laksanakan bersama Aparat Penegak Hukum. Dari 30 WBP dan 20 petugas yang diperiksa, seluruh hasilnya negatif. Meski demikian, kami tetap berkomitmen meningkatkan kewaspadaan dan melaksanakan deteksi dini secara berkala,” ujar Yulian.

Menurutnya, penguatan keamanan dan ketertiban membutuhkan langkah yang komprehensif, mulai dari pengawasan lingkungan hunian, deteksi dini, hingga sinergi dengan APH.

Lapas Arga Makmur berkomitmen untuk terus melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala serta memperkuat sinergi dengan APH dalam mendukung pemberantasan HALINAR.

Sebab, menjaga Lapas tetap aman dan bebas dari narkoba membutuhkan deteksi dini yang menyeluruh, pengawasan yang konsisten, serta komitmen bersama seluruh jajaran Pemasyarakatan dan mitra penegak hukum.

investasi