Skip to main content
.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan
0

Gubernur Bengkulu Raih detikSumatera Awards 2026, Program Jalan Mulus Antarwilayah Digandakan

by Redaksi
posted onAugust 29, 2026

Bengkulu_Upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan mendapat apresiasi. Pemprov Bengkulu meraih detikSumatera Awards 2026 untuk kategori Anugerah Penggerak Konektivitas Antar Wilayah.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam acara detikSumatera Awards 2026 yang digelar di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam.

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Pemprov Bengkulu dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang menghubungkan wilayah sekaligus membuka akses masyarakat terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah program jalan mulus yang dijadikan prioritas pembangunan oleh Gubernur Helmi Hasan.

Pemprov Bengkulu tidak hanya mengalokasikan anggaran berdasarkan pemerataan, tetapi juga menyesuaikan pembangunan dengan kebutuhan serta tingkat prioritas masing-masing daerah. Kebijakan tersebut dilakukan agar pembangunan tidak menumpuk di satu wilayah saja.

“Jalan ini urat nadi masyarakat. Kalau jalannya bagus, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, hasil pertanian lebih cepat dibawa, anak-anak lebih mudah ke sekolah dan aktivitas ekonomi masyarakat juga semakin lancar,” kata Helmi.

Rp 587 Miliar untuk Jalan dan Jembatan

Untuk memperkuat konektivitas tersebut, Pemprov Bengkulu mengalokasikan sekitar Rp 587 miliar dari APBD untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Pada 2025, anggaran yang disiapkan untuk perbaikan jalan provinsi mencapai Rp 587,32 miliar. Anggaran tersebut diarahkan untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang menjadi penghubung antardaerah.

Pemprov Bengkulu juga melakukan sinkronisasi program pembangunan jalan bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk periode 2026-2028.

Langkah ini dilakukan agar pembangunan jalan tidak berjalan sendiri-sendiri. Ruas jalan provinsi diharapkan dapat terkoneksi dengan jalan kabupaten dan kota sehingga membentuk jaringan transportasi yang lebih terintegrasi.

“Kita ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah. Jalan yang baik bukan sekadar membuat kendaraan nyaman, tetapi bagaimana jalan itu membuka akses dan mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat,” ujar Helmi.

Kebijakan pembangunan infrastruktur tersebut juga dikaitkan dengan optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor. Pendapatan daerah dari sektor tersebut diharapkan dapat mendukung pembiayaan pembangunan, termasuk infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Warga Mulai Rasakan Jalan Lebih Nyaman

Program perbaikan jalan yang dilakukan Pemprov Bengkulu mulai dirasakan masyarakat. Salah satunya Bambang, warga Bengkulu.

Dia mengatakan kondisi jalan yang telah diperbaiki membuat aktivitas warga menjadi lebih mudah. Sebelum diperbaiki, sejumlah ruas jalan dinilai cukup menyulitkan pengguna kendaraan.

“ Sekarang jauh lebih enak dilewati. Dulu kalau lewat sini harus pelan-pelan karena kondisi jalannya kurang bagus. Sekarang sudah diperbaiki, kendaraan lebih lancar dan aktivitas kami juga lebih mudah,” kata Bambang.

Menurutnya, perbaikan jalan bukan hanya berdampak pada kenyamanan perjalanan. Akses yang lebih baik juga memudahkan warga menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dia berharap pemerintah melanjutkan perbaikan pada ruas jalan lain yang masih membutuhkan perhatian.

“Kami sebagai warga tentu sangat merasakan manfaatnya. Harapannya jalan yang masih rusak juga bisa diperbaiki, supaya akses masyarakat semakin mudah,” ujarnya.

Bukan Sekadar Jalan Mulus

Bagi Pemprov Bengkulu, pembangunan jalan tidak berhenti pada target membuat aspal mulus. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penggerak aktivitas masyarakat dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Jalan yang terkoneksi akan memudahkan masyarakat bepergian, mempercepat distribusi barang dan hasil pertanian, sekaligus membuka akses ekonomi di daerah.

Penghargaan detikSumatera Awards 2026 pun menjadi pengakuan terhadap upaya tersebut. Program konektivitas dinilai tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Sebagai informasi, detikSumatera Awards 2026 digagas detikSumut dan detikSumbagsel sebagai regional detikcom untuk wilayah Sumatera. Ajang tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada tokoh, institusi, dan komunitas yang dinilai memberikan inovasi serta kontribusi bagi kemajuan Sumatera.

Proses seleksi penerima penghargaan dilakukan melalui tahapan khusus oleh dewan redaksi detikcom dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari inovasi, kreativitas, inspirasi, dampak terhadap masyarakat hingga keaktifan di bidang masing-masing.

Sejumlah penghargaan diberikan dalam detikSumatera Awards 2026, di antaranya Anugerah Penggerak Konektivitas Antar Wilayah, Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji, Anugerah Program Ekonomi Terpuji, Anugerah Program Bisnis Terpuji, serta Anugerah Figur Akselerator Kemajuan.

Bagi Bengkulu, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat konektivitas. Sebab, ketika jalan antardaerah semakin terhubung, bukan hanya perjalanan yang menjadi lebih mudah, tetapi juga peluang ekonomi masyarakat yang ikut terbuka.

investasi