Bantuan Pangan Non Tunai, Upaya Mengentaskan Kemiskinan di Provinsi Bengkulu
Bengkulu, Sibernews.co - Dinas Sosial Provinsi Bengkulu bersama Perum Bulog Drive Bengkulu menyepakati penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pelaksanaan penyediaan bahan pangan untuk bantuan pangan non tunai di Provinsi Bengkulu, Senin (02/09/19) pagi, di Balai Raya Bengkulu.
Penandatanganan MoU disaksikan oleh Gubernur Bengkulu, Anggota DPR RI, Forkopimda, dan OPD.
"Bantuan sosial raskin sudah berakhir. Kami ucapkan selamat tinggal dengan bansos raskin. Saat ini kita beralih kepada bantuan non tunai. Melalui e-warung yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membeli beras dan telur." ucap Devisi Regional Perum Bulog, Defrizal.

Pemerintah terus memperluas penyaluran program bantuan sosial non tunai kepada masyarakat. Perluasan ini sejalan dengan fokus pemerintah untuk mendorong upaya perluasan keuangan inklusif.
Perum Bulog dan Dinsos memberikan peran Karang Taruna dalam mencari komoditi dan penyaluran bantuan non tunai demi tercapainya masyarakat yang tepat sasaran.
Menurut Gubernur Rohidin, ini merupakan salah satu upaya pengentasan kemiskinan dan mengejar ketertinggalan di Provinsi Bengkulu dengan cara meningkatkan pendapatan masyarakat dan pengendalian inflasi dengan menjamin sebaran ketersediaan bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.
"Dengan bantuan non tunai diharapkan membantu kebutuhan masyarakat." ujar Rohidin.

Ditanggapi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Perum Bulog dan Dinsos harus tanggap dan memberikan sinergi kepada Karang Taruna di daerah.
"Melihat jumlah karang taruna tidak terbatas, kita bisa koordinasikan mereka jangan sampai saya yang mengatasinya sendirian. Segala kebutuhan informasi, juga kepada dinas terkait, harus ditindaklanjuti semua aduan masyarakat tentang kebutuhan dan keluhan itu. Zaman sudah canggih. Keterbukaan informasi jangan dijadikan kesenjangan." tutur Rohidin. (Bis)
