Skip to main content
Bengkulu Tengah
Pemotongan Pita
20

Didampingi Dandrem, Bupati Benteng Resmikan Jembatan Gantung CSR PT PLN Persero

by Redaksi
posted onOctober 12, 2018

Benteng, Sibernews.co-Bekerjasama dengan PT PLN Persero, Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli didampingi Komandan Korem (Danrem) 041/Gamas Kolonel Inf Irnando Arnold B Sinaga Jumat pagi (12/10/2018) menggelar pemotongan pita tanda dibukanya jembatan gantung di Desa Punjung Kecamatan Pagar Jati Kab. Bengkulu Tengah (Benteng).

Bupati menyampaikan, dengan diresmikannya jembatan tersebut, kedepan aktifitas warga di sekitar menjadi terbantu. Sebelumnya diketahui jembatan tersebut dulunya sulit dilalui karena beberapa komponen jembatan mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Ya barusan kita bersama pihak PLN Persero dan Danrem secara langsung melakukan peresmian tanda dibukanya jembatan gantung Desa Punjung,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, dirinya mewakili seluruh masyarakat di Kabupaten Benteng, mengucapkan banyak terimakasih atas kontribusi dan kerjasama dari pihak PLN, Danrem, Polri atas kerjasamanya dalam membangun Kabupaten Benteng menjadi lebih baik.

“Ini ada delapan jembatan gantung CSR daripada PLTA Musi/PLN. Dan ini sesuatu yang luar biasa, bagi kami,” imbuh dia.

“Oleh sebab itu saya minta kepada pihak PLN, pihak Manager sampaikan terima kasih saya kepada pimpinan hingga ke tingkat pusat, begitu juga kepada bapak Danrem sampaikan salam saya kepada bapak Pangdam, Kasdam dan jajarannya karena sudah banyak sekali membantu kami dalam melakukan pembangunan, salah satunya pembangunan jembatan gantung saat ini,” ucap Bupati.

Danrem menambahkan selaku mitra kerja, dirinya selaku Danrem sangat mengapresiasi atas semangat yang ditunjukan Bupati terhadap pembangunan Kabupaten Bengkulu Tengah.

“untuk kedepan bukan hanya jembatan saja, tapi mungkin dari programnya beliau nanti ada MCK, kemudian merenovasi rumah warga yang tidak layak huni.bekerja sama antara bapak Bupati dengan Kodim. Kemudian untuk PLN  saya sampaikan supaya bekerja sama dalam membangun rumah-rumah veteran, baik di wilayah Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu,” tandas Danrem.

Terpisah Manager PT PLN Persero, Yuliandra S Nurdin menuturkan kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian tersendiri pihak PLN persero terhadap Masyarakat yang berada di wilayah ring satu.

“Jadi dengan keberadaan jembatan ini dari hasil survey dan berdasarkan koordinasi kami dengan Pemkab, kondisi jembatan yang ada memang sudah sangat tidak layak untuk digunakan,” ungkap Yuliandra.

“Sebagaimana yang di katakan oleh pak Danrem ini untuk menunjang aktifitas sehari-hari. Hampir 95 persen warga  yang terdiri dari delapan desa tersebut mata pencarianya berprofesi sebagai bertani dan berkebun. Jadi untuk memperpendek jarak desa ataupun aktivitas warga ke kebun atau ke sekolah dan sebagainya itu bisa dimanfaatkan,” kata Yuliandra.

Diketahui, dari delapan jembatan yang di bangun tersebut masing-masing berada di tujuh desa di dalam dua Kabupaten. Yakni Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Kepahiang.

Berdasarkan data yang diperoleh Jurnalis Kominfo di lapangan, untuk Kabupaten Kepahiang itu berada di Desa Hujan Mas, sedangkan untuk Kabupaten Bengkulu Tengah berada di Desa Punjung, Desa Pungguk Jaya, Desa Pagar Agung, Desa Karang Panggung, Desa Susup dan Desa Taba Duren Sebakul.[Rls]

Featured
Category

investasi