Skip to main content
Binda Bengkulu Terus Mendorong Terbentuknya Herd Immunity Melalui Percepatan Vaksinasi
Binda Bengkulu Terus Mendorong Terbentuknya Herd Immunity Melalui Percepatan Vaksinasi
0

Binda Bengkulu Terus Mendorong Terbentuknya Herd Immunity Melalui Percepatan Vaksinasi

by Redaksi
posted onAugust 16, 2022

BENGKULU – Menurut World Health Organization (WHO), Herd Immunity bisa dicapai melalui dua cara yakni vaksinasi dan imunitas alami. Sementara itu Herd Immunity atau kekebalan kelompok sendiri adalah suatu kondisi ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok kepada mereka yang tidak kebal terhadap penyakit menular tersebut.

Hal ini yang mendasari Binda Bengkulu untuk terus mengakselerasi vaksinasi Covid-19 di Prov. Bengkulu dengan bekerjasama Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Kabinda Bengkulu, Zulkarnain S.E.,M.Si. bahwa akselerasi vaksinasi akan terus dilakukan hingga seluruh masyarakat mendapatkan vaksin sesuai dosis yang telah ditetapkan pemerintah.

"Menurut Pen-Proud.udata yang diakses pada 16 Agustus 2022, pukul 05.00 WIB, capaian vaksinasi di Provinsi Bengkulu untuk dosis 1 telah mencapai 84,10%, untuk dosis 2 telah mencapai 67,05% dan untuk dosis 3 baru mencapai 25,59%. Capaian vaksinasi baik dosis Primer maupun Booster akan terus kita akselerasi sebagai salah satu upaya mewujudkan Herd Immunity masyarakat Prov. Bengkulu terhadap Covid-19," jelas Kabinda Bengkulu, Zulkarnain S.E.,M.Si.

Zulkarnain juga menambahkan bahwa akselerasi vaksinasi ini dilaksanakan dengan menggelar vaksinasi serentak di seluruh Kab/Kota se-Prov. Bengkulu dengan 2 metode yaitu vaksinasi terpusat dan vaksinasi Door to Door.

"Secara serentak Binda melaksanakan vaksinasi di seluruh wilayah Prov. Bengkulu, dengan titik pembukaan gerai vaksin diprioritaskan wilayah yang masih rendah capaian vaksinasinya, serta dilaksanakan juga vaksinasi Door to Door untuk wilayah yang masyarakatnya sulit menjangkau fasilitas kesehatan terdekat," pungkas Kabinda.

Headline
Featured
Highlight

investasi